Semarang Sambut Pawai Ta`aruf MTQN XXXI, Hadirkan Keragaman dan Toleransi Beragama

KOTA SEMARANG siap menyambut ribuan peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 dengan meriah. Melalui Pawai Ta’aruf yang digelar Sabtu (12/9/2026), lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen kafilah provinsi se-Indonesia serta kabupaten/kota se-Jawa Tengah akan memadukan semangat Al-Qur’an dengan keragaman budaya dan toleransi beragama.

Yang menjadi sorotan utama adalah kehadiran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di barisan paling depan. Mereka akan berjalan berdampingan dengan Paskibraka pembawa Bendera Merah Putih, bendera LPTQ, Marching Band, serta Maskot MTQ Nasional.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menekankan bahwa susunan barisan ini bukan sekadar formalitas. “Ditempatkannya barisan Tokoh Agama dari FKUB di garda terdepan parade menegaskan komitmen kita bersama: MTQ bukan hanya milik satu golongan, melainkan pesta sukacita seluruh warga yang merayakan keberagaman dan persatuan bangsa,” ujarnya, Selasa (8/9/2026).

Menurut Agustina, Pawai Ta’aruf menjadi kesempatan untuk menunjukkan wajah Kota Semarang sebagai rumah yang hangat, aman, dan toleran. Nilai-nilai Al-Qur’an bersanding harmonis dengan kekayaan budaya yang lahir dari akulturasi etnis Jawa, Tionghoa, dan Arab.

Masyarakat yang hadir akan disuguhi atraksi khas Semarang. Di titik pelepasan Balai Kota, Tari Warak Dugder dari Sanggar Sobokarti akan dipersembahkan sebagai simbol keberagaman. Diiringi petikan musik Gambus Zabarjada yang syahdu, atraksi ini menjadi cermin wajah kota yang inklusif dan berbudaya.

Pawai akan dimulai pukul 07.00 WIB dari Balai Kota Semarang di Jalan Pemuda. Rombongan menempuh jarak sekitar 2,5 kilometer melewati Tugu Muda, Jalan Pandanaran, kawasan Mugas, Jalan Tri Lomba Juang, Taman Indonesia Kaya, hingga berakhir di Panggung Kehormatan Kantor Gubernur Jawa Tengah di Jalan Pahlawan.

Warga dapat menyaksikan pawai dari sejumlah titik strategis, antara lain Taman Pandanaran, Taman Indonesia Kaya, dan Jalan Tri Lomba Juang. Rangkaian acara ditutup dengan atraksi Marching Band serta pengumuman pemenang mobil hias di panggung utama Kantor Gubernur.

Untuk kelancaran, Pemerintah Kota Semarang bersama Dinas Perhubungan dan Satlantas Polrestabes Semarang menyiapkan rekayasa lalu lintas bertahap di sepanjang rute, termasuk Jalan Pemuda, Pandanaran, Tri Lomba Juang, Menteri Supeno, hingga Pahlawan. Sejumlah kantong parkir juga disiapkan, di antaranya Balai Kota, DP Mall, Museum Mandala Bhakti, Stadion Tri Lomba Juang, dan Super Ekonomi Simpang Lima.

Masyarakat diimbau mengantisipasi kepadatan, menggunakan jalur alternatif, serta menjaga kebersihan selama pawai berlangsung. Dengan semangat kebersamaan, Pawai Ta’aruf ini diharapkan menjadi pesta rakyat yang merayakan keindahan Al-Qur’an, budaya, dan toleransi di Kota Atlas.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Jalin Kerjasama

GemaMerahPutih.com terbuka untuk kolaborasi dan kerjasama dengan seluruh lapisan masyarakat maupun lembaga. Silahkan hubungi kami:

Jenis Kerjasama

Form Pengaduan

Silahkan tuliskan pengaduan Anda di dalam form berikut: