Pitra Yadnya Massal di Lampung Selatan, Gotong Royong Warga Jaga Adat dan Kerukunan

PELAKSANAAN Upacara Pitra Yadnya atau Ngaben Massal di Pekraman Desa Adat Pematang Sari, Desa Sumber Agung, Kecamatan Sragi, pada Senin (21/9/2026) tidak hanya menjadi momentum penghormat kepada leluhur.

Di balik rangkaian prosesi keagamaan yang khidmat, terlihat jelas semangat gotong royong yang kuat dari seluruh warga. Masyarakat bahu-membahu mempersiapkan berbagai kebutuhan upacara hingga rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses.

Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar menghadiri acara tersebut dan menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat.

Menurut Syaiful, tradisi Ngaben memiliki makna yang lebih luas. Selain bagian dari pelaksanaan ajaran keagamaan, Pitra Yadnya juga mengandung nilai bakti dan penghormatan kepada leluhur.

“Adat dan budaya bukan hanya peninggalan masa lalu, tetapi juga menjadi jati diri dan kekuatan masyarakat dalam membangun kehidupan yang harmonis,” ujar Wakil Bupati.

Ia menilai kebersamaan masyarakat selama pelaksanaan upacara menunjukkan bahwa nilai adat masih memiliki tempat kuat dalam kehidupan sosial. Gotong royong yang dilakukan warga bukan sekadar membantu menyelesaikan kebutuhan upacara, melainkan juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarwarga.

“Nilai-nilva luhur seperti ini harus terus kita rawat dan wariskan kepada generasi penerus. Semangat gotong royong dan persaudaraan merupakan kekuatan yang harus terus tumbuh di tengah masyarakat,” tegasnya.

Pelestarian Adat untuk Kerukunan Kehidupan

Syaiful juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga yang melaksanakan upacara, panitia, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh masyarakat yang terlibat. Menurutnya, pelestarian adat dan budaya tidak cukup hanya dilakukan melalui ritual, melainkan juga perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus mendorong kehidupan masyarakat yang menjunjung kerukunan, menghormati keberagaman adat dan budaya, serta menjaga hubungan baik antarpemeluk agama.

“Kerukunan dan keberagaman merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, mari terus kita jaga agar Lampung Selatan tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan saling menghargai,” ujar Syaiful.

Ia berharap seluruh rangkaian Pitra Yadnya di Pematang Sari berjalan lancar dan khidmat. Tidak hanya memberikan ketenteraman bagi keluarga yang melaksanakan, tetapi juga memperkuat persaudaraan masyarakat di lingkungan Pekraman Desa Adat Pematang Sari.

“Kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah bekerja dengan tulus, saya menyampaikan terima kasih. Semangat gotong royong, persaudaraan, dan keharmonisan ini terus tumbuh dalam kehidupan kita bersama,” pungkasnya.

Pitra Yadnya Massal Lampung Selatan menegaskan bahwa adat dan gotong royong bukan hanya ritual, melainkan kekuatan utama yang menjaga persatuan dan harmoni di tengah keberagaman.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Jalin Kerjasama

GemaMerahPutih.com terbuka untuk kolaborasi dan kerjasama dengan seluruh lapisan masyarakat maupun lembaga. Silahkan hubungi kami:

Jenis Kerjasama

Form Pengaduan

Silahkan tuliskan pengaduan Anda di dalam form berikut: