ARUS kepedulian bagi masyarakat Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara terus mengalir setelah banjir bandang dan longsor melanda berbagai wilayah sejak akhir November.
Usai menyerahkan donasi pribadi senilai Rp1 miliar, pendakwah Gus Miftah kembali mendapat amanah baru: menyalurkan bantuan dari dua perusahaan besar nasional.
Dihubungi langsung oleh PT Merdeka Copper Gold dan GOTO, Gus Miftah menyebut bahwa kedua perusahaan itu menitipkan bantuan dalam jumlah signifikan untuk disalurkan kepada penyintas bencana di Sumatera.
Ia mengatakan, amanah tersebut menjadi tanggung jawab moral yang harus dikelola dengan cermat.
“Ini bukan hanya soal cepat mengirim bantuan. Ini soal akuntabilitas. Karena itu saya memilih menyalurkannya melalui lembaga yang memiliki struktur kuat dan pertanggungjawaban jelas,” ujarnya, Rabu (3/12/2025).
Ansor–Banser Jadi Mitra Penyaluran
Untuk memastikan distribusi berlangsung tepat sasaran, Gus Miftah mempercayakan seluruh bantuan kepada Gerakan Pemuda Ansor dan Banser.
Menurutnya, jaringan posko Banser yang tersebar di seluruh kabupaten membuat proses penyaluran lebih efektif dan dapat diawasi dengan baik.
“Banser punya posko di seluruh kabupaten. Distribusi jadi lebih cepat, dan pertanggungjawabannya lebih konkret,” tegasnya.
Kasatkornas Banser, Gus Syafiq, menegaskan bahwa seluruh donasi akan dikelola dengan prinsip transparansi. Tim monitoring dari Bagana (Banser Tanggap Bencana), Satkornas, serta unsur pimpinan pusat akan turun langsung ke provinsi-provinsi terdampak untuk memastikan setiap bantuan diterima oleh warga yang membutuhkan.
“Kami sangat mengapresiasi empati tinggi para donatur. InsyaAllah dalam satu minggu seluruh bantuan dapat tersalurkan. Ketua Umum menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya atas kepedulian, khususnya dari Gus Miftah,” ujar Syafiq.
Ia menambahkan, sejak awal berdiri, Banser memegang komitmen bahwa bantuan kemanusiaan tidak memandang kelompok atau latar belakang penerima.
“Siapa pun yang membutuhkan dan dapat kami jangkau, akan menerima bantuan dari para donatur,” ujarnya.
Baca Juga: Gotong Royong, Gus Miftah Donasi Rp1 Miliar Bantu Penyintas Bencana Aceh dan Sumbar
Dimulai dari Tabungan Pribadi
Sebelumnya, Gus Miftah mengeluarkan donasi pribadi sebesar Rp1 miliar. Dana tersebut dibagi seimbang: Rp500 juta untuk Aceh dan Rp500 juta untuk Sumatera Barat. Pembelian kebutuhan mendesak dilakukan oleh relawannya di Banda Aceh agar distribusi lebih cepat.
“Ini inisiatif pribadi. Tapi kalau ada teman-teman yang ikut menggalang donasi, tentu akan kita bantu juga,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa aksi kemanusiaan adalah bagian dari tanggung jawab bersama. “Menurut saya ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat secara keseluruhan.”
Harapan yang Kembali Menyala
Di tengah duka mendalam yang dialami masyarakat Sumatera, kolaborasi antara ulama, organisasi sosial, relawan, dan korporasi nasional menghadirkan secercah harapan. Bahwa di atas segala perbedaan, kemanusiaan selalu menemukan jalannya.



