Jaga Toleransi di Kota Depok, Pemkot Gencar Sosialisasi PBM 2006

SEBAGAI salah satu simpul pluralisme di Indonesia, Kota Depok menjadi rumah bagi beragam etnis, budaya, dan agama yang hidup berdampingan. Keberagaman ini menjadi fondasi sekaligus kekuatan utama bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk menggerakkan pembangunan daerah menuju arah yang lebih maju.

Namun, di tengah laju arus informasi yang sangat cepat serta dinamika sosial yang terus bergerak dinamis, tantangan dalam memelihara iklim toleransi kian nyata. Kesadaran inilah yang mendorong Pemkot Depok untuk terus memperkuat sinergi lintas elemen masyarakat.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Sekretariat Daerah Kota Depok, Diah Sadiah, mengingatkan bahwa kedamaian tidak terjadi secara kebetulan. Kerukunan umat beragama merupakan sebuah kondisi yang harus diperjuangkan secara berkelanjutan.

“Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kunci utama,” tegas Diah saat membuka acara Sosialisasi Peraturan Bersama Menteri (PBM) Nomor 9 dan Nomor 8 Tahun 2006 secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (7/7/2026).

Menjadikan Aparat Wilayah sebagai Agen Perdamaian

Melalui agenda sosialisasi yang membahas pedoman pemeliharaan kerukunan dan pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) tersebut, Pemkot Depok menaruh harapan besar lahirnya pemahaman publik yang makin inklusif. Diah mendorong agar para peserta yang hadir dapat mengambil peran aktif sebagai agen perdamaian di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Peran garda terdepan di tingkat tapak juga mendapat sorotan khusus. Para camat, lurah, hingga pengurus RW dan RT diimbau untuk lebih peka membaca potensi gesekan sosial atau konflik antarumat beragama. Pendekatan deteksi dini ini diharapkan mampu menyelesaikan setiap persoalan secara damai dan bermartabat melalui jalur dialog.

Mengukuhkan Peran FKUB sebagai Jembatan Komunikasi

Selain penguatan aparatur wilayah, acara ini menjadi momentum untuk mengukuhkan kembali fungsi strategis FKUB Kota Depok. Lembaga ini memegang peran krusial sebagai jembatan komunikasi yang efektif antara komunitas keagamaan dengan pihak pemerintah.

Sinergi yang erat antara Pemkot Depok, Kantor Kementerian Agama Kota Depok, dan FKUB dinilai sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas sosial di kota tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak penyelenggara, Kantor Kementerian Agama Kota Depok, serta FKUB yang terus konsisten menjadi garda terdepan dalam merawat harmoni di Kota Depok,” tutup Diah.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Jalin Kerjasama

GemaMerahPutih.com terbuka untuk kolaborasi dan kerjasama dengan seluruh lapisan masyarakat maupun lembaga. Silahkan hubungi kami:

Jenis Kerjasama

Form Pengaduan

Silahkan tuliskan pengaduan Anda di dalam form berikut: