Buddhayana Run 2026, Gaungkan Semangat ‘Stronger in Diversity’

SEMANGAT hidup sehat dan kebersamaan menyelimuti kawasan Community Park Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, pada Minggu pagi, 2 Agustus 2026. Memasuki tahun kedua penyelenggaraannya, ajang Buddhayana Run 2026 sukses menarik antusiasme tinggi dari masyarakat yang ingin berolahraga sekaligus merayakan nilai-nilai persaudaraan.

Mengusung tema utama “Stronger in Diversity”, ajang lari tahun ini diselenggarakan secara serentak di delapan kota besar di Indonesia, yakni Sorong, Jambi, Batam, Tangerang, Pangkal Pinang, Medan, Surabaya, dan Pekanbaru. Untuk memfasilitasi lonjakan minat peserta, panitia juga menambah kategori baru, yaitu 10 kilometer (10K), mendampingi kategori 5 kilometer (5K) yang telah sukses pada tahun sebelumnya.

Olahraga sebagai Ruang Kesadaran dan Moderasi Beragama

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI, Supriyadi, hadir langsung untuk memberikan apresiasi kepada Keluarga Buddhayana Indonesia. Ia menilai konsistensi penyelenggaraan ajang ini tidak hanya berfokus pada pembinaan jasmani, tetapi juga mengasah rohani melalui kesadaran penuh (mindfulness).

“Kita berlari tidak hanya menjaga fisik, tetapi kita berlari dengan kesadaran yang tinggi. Kita melatih kesabaran dan kesadaran bahwa setiap langkah yang kita lakukan dijalankan dengan penuh kesadaran,” ungkap Supriyadi di hadapan para peserta.

Supriyadi juga menekankan bahwa lintasan lari menjadi cerminan nyata dari moderasi beragama. Di arena ini, sekat-sekat perbedaan lebur menjadi satu tanpa memandang usia, suku, ras, maupun latar belakang keagamaan.

“Berlari tidak bicara masalah usia, tidak bicara masalah suku, ras, dan agama. Mari kita berlari untuk memajukan bangsa dan negara, mengembangkan Buddha Dharma, serta menjaga keharmonisan bangsa,” pesan Supriyadi penuh semangat.

Wadah Rekreasi dan Gaya Hidup Sehat Masyarakat

Sementara itu, Ketua Pelaksana Buddhayana Run 2026, Denny Michael Lie, mengungkapkan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah bagi masyarakat untuk keluar sejenak dari rutinitas ruangan tertutup, menikmati udara segar pagi hari, dan membangun interaksi sosial yang positif.

“Acara ini sengaja kami hadirkan agar kita tidak hanya berkutat di dalam ruangan. Di sini kita bisa berkumpul, bergembira, menikmati udara pagi, dan membangun semangat hidup sehat bersama,” tutur Denny.

Sepanjang lintasan lari di PIK 2, atmosfer kebersamaan begitu terasa kental. Peserta dari berbagai kalangan usia saling menyemangati, membuktikan bahwa olahraga mampu menjadi bahasa universal yang menyatukan masyarakat dalam semangat sportivitas.

Melalui suksesnya penyelenggaraan Buddhayana Run 2026, Keluarga Buddhayana Indonesia kembali membuktikan komitmennya dalam mengampanyekan gaya hidup sehat sekaligus merawat keberagaman sebagai kekuatan utama bangsa yang harmonis, inklusif, dan saling menghargai.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Jalin Kerjasama

GemaMerahPutih.com terbuka untuk kolaborasi dan kerjasama dengan seluruh lapisan masyarakat maupun lembaga. Silahkan hubungi kami:

Jenis Kerjasama

Form Pengaduan

Silahkan tuliskan pengaduan Anda di dalam form berikut: